Cara Menggunakan “Pencarian Cepat” Ctrl + F dalam Edit Template Blogger

June 30, 2017 1 Comment

Cara Menggunakan “Pencarian Cepat” Ctrl + F dalam Edit Template Blogger.Saya punya pengalaman “bodoh” dalam mengedit HTML template blogger. Karena itu saya ingin share tips yang sebenarnya sangat sepele ini, tentu tidak lain maksudnya agar teman-teman yang masih pemula seperti saya, tidak mengalaminya. Ini soal fasilitas pencarian cepat atau Ctrl + F pada edit HTML template blogger.

Kita tahu bahwa template blog atau site dibangun dengan serangkaian kode-kode HTML yang sangat panjang dan rumit. Karena itu, tutorial-tutorial blog biasanya tidak lupa menyarankan agar menggunakan Ctrl + Fapabila ingin mencari atau mengedit kode-kode TERTENTU di dalam halaman edit HTML, karena memang hampir tidak mungkin mencari kode-kode tersebut secara manual dengan memelototi satu per-satu dari awal hingga akhir. 


Dengan menggunakan Ctrl + F, maka kita tinggal mengetik kode HTML yang ingin dicari, kemudian tekan Enter, secara otomatis kursor akan menyorot dan menemukan kode HTML dimaksud. Jika terdapat lebih dari satu atau banyak kode yang sama, pencarian dimulai dari posisi teratas. Tekan kembali Enter untuk melanjutkan pencarian kode berikutnya, demikian seterusnya, dan seterusnya.

Sederhana, bukan????? Tapi justru di sini pengalaman ‘bodoh’ yang dulu saya alami. Entah lupa atau karena menganggap sepele, kebanyakan tutorial yang saya baca tidak menjelaskan bagaimana sebenarnya cara melakukan Ctrl + F itu? Akibatnya, Ctrl + F yang saya lakukan berkali-kali tidak berfungsi.

Belakangan baru saya tau, bahwa ternyata sebelum menekan Ctrl + F, posisi kursor harus diklik atau diletakkan lebih dulu di dalam kotak halaman edit HTML. Kalau tidak, maka fungsi Ctrl + F untuk melakukan pencarian cepat kode HTML tidak akan maksimal. Di sinilah kuncinya!
Jadi, bagi yang belum tau inilah cara yang benar dalam menggunakan fasilitas pencarian cepat kode HTML dengan menggunakan Ctrl + F :
  1. Masuk dasbor blogger dan pilih blog yang akan diedit
  2. Buka halaman editing template dengan cara: Klik Template ==> Edit HTML 
  3. Arahkan mouse dan klik kiri di dalam kotak halaman edit HTML (maksudnya, letakkan kursor di dalam halaman edit HTML)
  4. Munculkan kotak pencarian di sudut kanan atas dengan cara tekanCtrl + F (maksudnya: tekan tombol control bersama-sama dengan tombol huruf F).
  5. Pada kotak pencarian yang muncul di sudut kanan atas, ketik kode HTML yang ingin dicari dan lanjutkan dengan tekan Enter. (Kode HTML hasil pencarian akan dimunculkan dengan warna kuning, namun baru untuk satu halaman teratas).
  6. Untuk melanjutkan pencarian kode HTML yang sama pada halaman berikutnya, tekan kembali Enter. Demikian seterusnya, dan seterusnya.

Bagaimana Cara Efektif Menghilangkan “Normal 0 False False EN-US X-NONE” di Blog?

June 30, 2017 Add Comment
Konon, menurut mereka, blogspot tidak terlalu support dengan dokumen dalam format Ms Word. Sehingga disarankan dalam membuat artikel lebih baik dilakukan langsung di halaman posting blogger, atau menggunakan notepad. 



Entah benar atau tidak, tapi pengalaman saya membuktikan lain. Bertahun-tahun saya menulis artikel dalam format Ms Word, dan kemudian mempublish dengan cara copy-paste ke halaman posting blogger, tapi tidak pernah saya menemukan masalah seperti kasus Normal 0 0 False False. Baik dalam blog dengan template bawaan blogger, maupun blog dengan template hasil download gratis.

Masalah ini baru saya temukan belakangan. Khususnya, setelah menggunakan template dengan format “terbaru”, mungkin buatan sekitar tahun 2013 ke atas (antara lain ditandai dengan tampilan image slider, featured post, dan read moreatau baca selanjutnya versi otomatis).

Dari situ saya berkesimpulan bahwa "copy paste dokumen format Ms Word bukanlah biang kerok yang berdiri sendiri". Ia hanya akan bermasalah apabila bertemu dengan template tertentu yang tidak support dengan dokumen format Ms Word.

(Ini mungkin sekaligus sebagai catatan dan koreksi bagi para pakar atau ahli template: apakah ada kode-kode yang mungkin bisa diperbaharui agar template bisa support terhadap dokumen format Ms Word, mengingat kebanyakan di antara kita sudah terbiasa mengetik dalam format word sebelum kemudian mempublikasikan artikel di blog). 

Kembali ke topik kita – terlepas dari sebab-musababnya dan kemungkinan kaitannya dengan desain template – bagi rekan-rekan yang mengalami kasus munculnya tulisan Normal 0 0 False False False EN-US X-NONE X-NONEmenggantikan posisi resume atau deskripsi artikel di halaman depan blog, ikuti langkah-langkah Cara Efektif Menghilangkan Normal 0 0 False False berikut ini:
1. Masuk ke Dasbor blogger dan pilih salah satu blog yang akan di-edit. 
2. Pilih menu Pos dan lanjutkan klik edit entri di bawah artikel yang bermasalah atau di bawah posting yang akan di-edit. 
3. Setelah halaman edit posting mode Compose terbuka, ubah ke mode HTMLdengan cara klik HTML di sebelah kiri atas kotak editing posting.(di samping mode Compose).
4. Sekarang, cari dan hapus kode seperti di bawah ini. Kode tersebut biasanya sangat panjang, dimulai dari kode <!--[if gte mso 9]><xml><w:Word Document> (sekitar baris kedua atau ketiga dari atas), dan diakhiri dengan kode</style><![endif]-->. (Anda mungkin akan menemukan banyak kode </style><![endif]-->, silahkan hapus semuanya sampai kode </style><![endif]--> yangterakhir sebelum kode yang memuat “batang tubuh” atau isi tulisan/artikel). 


<!--[if gte mso 9]><xml>  <w:WordDocument>   <w:View>Normal</w:View>   <w:Zoom>0</w:Zoom>   <w:TrackMoves/>   <w:TrackFormatting/>   <w:PunctuationKerning/>   <w:ValidateAgainstSchemas/>   <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid>   <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent>   <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText>   <w:DoNotPromoteQF/>   <w:LidThemeOther>EN-US</w:LidThemeOther>   <w:LidThemeAsian>X-NONE</w:LidThemeAsian>   <w:LidThemeComplexScript>X-NONE</w:LidThemeComplexScript>   <w:Compatibility>    <w:BreakWrappedTables/>    <w:SnapToGridInCell/>    <w:WrapTextWithPunct/>    <w:UseAsianBreakRules/>    <w:DontGrowAutofit/>    <w:SplitPgBreakAndParaMark/>    <w:DontVertAlignCellWithSp/>    <w:DontBreakConstrainedForcedTables/>    <w:DontVertAlignInTxbx/>    <w:Word11KerningPairs/>    <w:CachedColBalance/>   </w:Compatibility>   <m:mathPr>    <m:mathFont m:val="Cambria Math"/>    <m:brkBin m:val="before"/>    <m:brkBinSub m:val="&#45;-"/>    <m:smallFrac m:val="off"/>    <m:dispDef/>    <m:lMargin m:val="0"/>    <m:rMargin m:val="0"/>    <m:defJc m:val="centerGroup"/>    <m:wrapIndent m:val="1440"/>    <m:intLim m:val="subSup"/>    <m:naryLim m:val="undOvr"/>   </m:mathPr></w:WordDocument> </xml><![endif]-->
<!--[if gte mso 9]><xml>  <w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
  LatentStyleCount="267">   <w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/>   <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/>   <w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/>  </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style>
 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
    {mso-style-name:"Table Normal";
    mso-tstyle-rowband-size:0;
    mso-tstyle-colband-size:0;
    mso-style-noshow:yes;
    mso-style-priority:99;
    mso-style-qformat:yes;
    mso-style-parent:"";
    mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
    mso-para-margin-top:0in;
    mso-para-margin-right:0in;
    mso-para-margin-bottom:10.0pt;
    mso-para-margin-left:0in;
    line-height:115%;
    mso-pagination:widow-orphan;
    font-size:11.0pt;
    font-family:"Calibri","sans-serif";
    mso-ascii-font-family:Calibri;
    mso-ascii-theme-font:minor-latin;
    mso-hansi-font-family:Calibri;
    mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
</style> <![endif]-->


Catatan: Jika khawatir terjadi kesalahan, silahkan copy-kan lebih dulu kode yang akan dihapus ke dalam lembar word atau notepad. 

5. Selesai menghapus kode di atas, kembali ke halaman edit mode Compose. Akhiri dengan klik Perbaharui, dan lihat hasilnya! 
6. Jika belum berhasil, dan tulisan Normal 0 0 False False False EN-US X-NONE X-NONE tetap muncul, silahkan periksa kembali kemungkinan masih ada kode yang belum terhapus semestinya. 

9 Masalah Saat Ganti Template Blog dan Cara Mengatasinya

June 30, 2017 Add Comment
9 Masalah Saat Ganti Template Blog dan Cara Mengatasinya --Bagi anda yang sedang mengganti templet blog, hampir pasti anda akan menemukan banyak hal-hal yang di luar dugaan. Maksudnya, masalah-masalah tekhnis saat mengganti template. Tampilan templet baru setelah dipasang di blog sendiri, ternyata tidak sama dengan tampilan indah dan bagus yang kita lihat di laman demo templet tersebut.

Ada banyak hal yang mungkin membuat kita terkejut. Beberapa teman bahkan mungkin shok dan kecewa, sehingga buru-buru balik kanan alias batal mengganti templet dan kembali ke templet lama. Tapi tulisan ini hanya akan membahas beberapa di antaranya berdasarkan pengalaman langsung ketika beberapa kali mengganti template blog. Di antaranya adalah :

  1. Tampilan sub-judul blog terpotong dan hilang sebagian, sedangkan menu navigasi berantakan (melorot ke bawah). 

    Setelah utak-atik ternyata penyebabnya adalah besaran atau size huruf (font) untuk judul atau sub-judul yang terlalu besar. Ini membuat judul atau sub-judul blog memakan tempat yang lebih besar dibanding space header yang tersedia. Akibatnya, sebagian judul menjadi terpenggal dan tidak terlihat. Akibatnya lagi, ia kemudian menggeser menu navigasi hingga posisinya turun ke bawah. Jika anda mengalami hal yang sama, baca cara mengatasi header blog yang terpotong dan menu navigasi yang melorot usai ganti templet.
  2. Atribusi blog dan navbar muncul dan menimpa menu bawaan templet hasil download.

    Akibatnya, terlihat tampilan huruf-huruf yang menumpuk dan tidak pada tempatnya seperti gambar ini. 


     

    Atribusi blog dan navbar sebenarnya adalah gadget “wajib” bawaan blogger, semacam pengumuman hak cipta yang tidak boleh dihapus. Nah, jika ia dirasa mengganggu tampilan blog dan ingin menghilangkannya (tanpa harus melanggar hak cipta), satu-satunya cara adalah “menyembunyikannya.” Maksudnya, ia tetap ada tapi tidak tampak dalam tampilan blog. Caranya, baca cara menyembunyikan atribusi blog dan navbar bawaan blogger.
     
  3. Deskripsi atau resume artikel tidak muncul, dan berganti dengan tulisan Normal 0 false false...



    Beberapa penulis memvonnis ini terjadi karena artikel bersangkutan adalah hasil copy paste, baik copy paste dari tulisan orang lain ataupun copy paste dari dokumen yang ditulis dalam format ms word.
     
    Tapi pengalaman saya membuktikan itu tidak sepenuhnya benar. Buktinya, bertahun-tahun saya membuat artikel selalu dalam format ms word lalu kemudian dicopy paste ke halaman editor posting, nyatanya tidak pernah muncul kasus Normal 0 false false... Kasus ini baru saya alami setelah ganti templet ke templet baru yang menggunakan image slider post (baik gambar bergerak maupun tidak). 
    Jadi, untuk sementara saya berkesimpulan “copy paste” bukan biang kerok yang berdiri sendiri, tapi ia baru akan bermasalah jika digunakan ke dalam templet dengan model image slider post.

    Kembali ke bahasan kita, terlepas dari apa penyebab munculnya Normal 0 false false... untuk menghilangkannya dan memunculkan resume artikel di home page, silahkan ikuti langkah-langkahnya dalam cara efektif menghilangkan Normal 0 false false di Blog dan Cara Mengatasi Agar Tulisan Normal 0 False False Tidak Muncul di Home Page.
     
  4. Doubel read more atau baca selanjutnya.

    Hal mengejutkan lainnya yang bisa terjadi saat anda mengganti templet blog adalah munculnya dua tombol read more atau baca selanjutnya. Tapi ini hanya terjadi bagi blog yang sebelumnya sudah menggunakan read more atau baca selanjutnya dengan sistem manual (yakni, tiap-tiap artikel dipenggal dengan perintah “baca selanjutnya” langsung dari halaman posting).
     
    Nah, jika anda mengalami hal seperti ini, anda tidak perlu repot-repot membuka setiap posting hanya untuk menghapus “baca selanjutnya” versi manual dari halaman editing. Silahkan ikuti cara menghapus read more atau baca selanjutnya versi manual dengan cara otomatis.
     
  5. Hilangnya komentar di artikel blog.

    Pengalaman saya, ini ada beberapa versi. Ada yang kotak komentarnya hilang dari bawah posting. Dalam kasus ini, komentar lama tetap muncul, tapi pembaca tidak punya tempat untuk membuat komentar baru.
     
    Versi lainnya, kotak komentar muncul dan pembaca bisa membuat komentar baru, tapi semua komentar lama raib entah kemana (0 komentar). Jika anda mengalami ini, silahkan baca cara mengatasi kotak komentar hilang saat ganti templet blog baru.
     
  6. Di bagian tata letak/layout muncul banyak gadget yang tidak perlu.  

    Sebenarnya tidak ada masalah kalau yang muncul adalah gadged biasa yang memiliki opsi “hapus” di bagian bawahnya. Kita tinggal klik “hapus” untuk menghilangkannya. Tapi yang menjadi masalah kalau ada gadged yang tidak bisa dihapus dan tidak bisa digeser, karena tidak ada opsi“hapus” di bagian bawahnya (hanya ada pilihan “simpan” dan “batal”). Dari pada membuat sumpek halaman tata letak (dan mungkin juga mempengaruhi loading blog), silahkan baca cara menghapus gadged/widget blog yang sulit untuk dihapus.
     
  7. Tampilan depan blog tidak serasi karena beberapa gadget side bar menjadi kekecilan atau kebesaran. 

    Ini terjadi karena beberapa gadget yang dipasang sebelumnya di template lama, tidak responsif atau tidak menyesuaikan secara otomatis dengan lebar dan tinggi side bar di templet baru. Misalnya, tiba-tiba gadget feedjitdan gadget flag counter terlihat keluar dari kolom side bar karena ukuran kolom side bar templet baru lebih kecil. Ini tentu akan mengganggu keserasian dan keindahan tampilan blog. Untuk mengatasinya, silahkan baca cara merobah ukuran gadged feedjit di blog dan Cara Mudah Mengatur Ulang Tampilan Gadget Flag Counter Setelah Mengganti Templet Blog.
     
  8. Related Post atau artikel terkait tidak muncul. 

    Meski kebanyakan templet baru sudah menggunakan “related post” atau “artikel terkait” secara otomatis yang dimunculkan di bagian bawah artikel, tapi masih ada beberapa templet hasil download yang seletah dipasang ternyata tidak muncul related post atau artikel terkait-nya. Jika anda mengalami atau menemukan templet tanpa related post atau artikel terkait, dan anda ingin memunculkannya, silahkan baca cara membuat related post atau artikel terkait secara otomatis di blog.
     
  9. Menu navigasi tidak muncul atau tidak sesuai keinginan.  

    Satu yang pasti saat mengganti templet blog adalah soal menu navigasiyang tidak sesuai. Bisa karena menu navigasinya tidak muncul sama sekali di templet baru (padahal di demo templet terlihat ada), bisa juga di deretan menu navigasi yang muncul hanya Home, atau jumlah menu utama dan sub-menu yang kurang atau berlebih, atau – ini yang pasti – nama menu dan link-nya yang tidak sesuai dan tidak aktif alias tidakconnect dengan blog kita. Untuk melakukan penyesuaian menu navigasi saat mengganti templet blog, silahkan baca berbagai cara dan tips seputar menu navigasi saat ganti templet blog. 

Header atau Judul Blog Terpotong dan Menu Navigasi Melorot setelah Ganti Template

June 30, 2017 Add Comment
Cara Mengatasi Header Blog yang Terpotong dan Menu Navigasi Melorot setelah Ganti Template. Banyak alasan yang membuat kita terkadang harus mengganti templet blog. Tapi tidak jarang juga pemasangan templet baru hasil download gratis, justru membuat tampilan blog kita menjadi berantakan
Tips kita kali ini akan membahas salah satu masalah yang sering muncul setelah mengganti templet blog. Yakni, tampilan header atau judul blogyang terpotong, dan/atau tempat menu navigasi horizontal yang bergeser (naik atau turun) dari posisi semula. Penampakannya kira-kira seperti ini: 

Gambar-1.

Gambar-2.

Gambar-3. 

Hilangnya atau terpotongnya sebagian judul atau sub-judul (deskripsi) blog seperti pada gambar-1 di atas, terjadi karena ukuran (besaran dan ketinggian) huruf atau font yang tidak sesuai.

Sementara tempat menu navigasi horizontal yang bergeser (naik atau melorot) bisa terjadi karena ukuran header atau judul blog dalam format gambar/logo yang tidak sesuai, sehingga mendorong menu navigasi blog menjadi turun ke bawah (gambar-2); Atau, juga bisa terjadi karena ukuran ketinggian header yang melebihi ketinggian kotak header yang ada (gambar-3). 


 Bagaimana cara mengatasinya?   


Langsung saja ikuti langkah-langkah mengedit atau menyesuaikan besaran huruf (font) dan besaran kotak header atau judul blog pada blogspot berikut ini: 
  1. Masuk ke dashboard blog ----> pilih “Template” -----> Edit HTML
  2. Aktifkan kotak pencarian cepat kode HTML dengan menekan Ctrl + F
  3. Ketik #header pada kotak pencarian, lalu Enter untuk menemukan kode css header. (Perlu diingat, masing-masing templet mungkin menggunakan kode yang berbeda-beda. Jika tidak menemukan kode yang persis sama, cari kode yang mirip seperti di bawah ini).

    #header-area { background: url(http://3.bp.blogspot.com/-XGKaCyfrN_o/Udc16WkhOgI/AAAAAAAABmc/z8VcBM6I0Vk/s1600/now-nav.jpg) repeat-x scroll 0 0 transparent; height: 220px;}
    #header-place{background: url(http://1.bp.blogspot.com/-f9HfCLwOQdE/UdlyquuOJkI/AAAAAAAABn0/0veTtfNaMeM/s1600/hd-header.jpg) 0 0 no-repeat;height: 245px; width:960px; margin:-220px 0 0;}
    #header{margin-top:29px; border:0 solid $bordercolor; color:$pagetitlecolor; float:left;width:650px;overflow:hidden; }
    #header,#header a { color: #fff }
    #header a:hover {}
    #header-inner{margin:15px 5px 0px 378px;}
    #header h1 {font-weight:bold; color:#36271F; margin:0 5px 0; padding:8px 0px 0px 0px; font-family:cambria,georgia,times,times new roman,serif; text-shadow: 0px 0px 1px rgb(0, 0, 0); font-size:42px;line-height:36px; }
    #header h1 a,#header h1 a:visited{color:#36271F;text-decoration:none}
    #header h1 a:hover{}
    #header img {border:none;max-height:104px;padding-top:9px; width:260px}
    #header .description {padding-left:7px; color:#36271F; line-height:14px; height:20px; font-size:15px; padding-top:0px;margin-top:5px;
    font-family:Georgia,Cambria,Times,Times New Roman,serif; text-shadow: 0px 0px 1px rgb(0, 0, 0); }
    #header-rside{float:right;width:730px;margin-right:0px;padding-right:0px;overflow:hidden;}
    #header-rside .widget{float:right; margin-top:25px; margin-right:7px}
  4. Perhatikan kode yang telah diberi warna (atau yang mirip dengan itu) dan lakukan perubahan sesuai dengan kebutuhan.   
    • Warna merah = tinggi dan lebar kotak header.
    • Warna biru = besaran dan tinggi huruf judul utama.
    • Warna kuning = tinggi dan besaran huruf sub-judul atau deskripsi.
  5. Silahkan dirobah-robah sesuai keinginan.Perubahan juga bisa anda lakukan pada indikator header lainnya. Silahkan berkreasi sendiri! Tapi ingat, jangan klik “simpan”/ “save” sebelum anda benar-benar yakin hasilnya. (Gunakan pratinjau untuk melihat hasil sementara). 
  6. Jika merasa semuanya sudah oke, dan tampilan templet yang berantakan sudah kembali normal, akhiri pengeditan dengan klik simpan templet. Sekarang lihat hasil akhirnya dalam blog anda. 

Cara Aman Utak-Atik dan Edit HTML Template Blog Bagi Pemula

June 30, 2017 Add Comment
Sama seperti saya, saya yakin banyak di antara teman-teman blogger yang tidak terlalu faham dengan bahasa pemprograman HTML. Dan sama seperti saya, karena merasa awam dan asing, seringkali kita menjadi takut untuk mencoba atau belajar mengutak-atik HTML blog. Padahal, takut belajar sudah pasti akan membuat kita selamanya tidak akan pernah bisa, dan selamanya pula kita akan menjadi awam tentang HTML.


Maaf, jika ada yang mengira tulisan ini akan membahas soal ilmu HTML. Sama sekali tidak! Sebab seperti saya katakan, saya juga awam dengan ‘benda’ satu ini. Tulisan ini hanya ingin berbagi, khususnya bagi sesama blogger pemula,bagaimana tips dan cara yang aman agar kita-kita yang awam ini tetap bisa dan berani belajar untuk mengutak-atik kode-kode HTML, khususnya kode HTML dalam template blog.

  


1. Selalu back-up template sebelum utak-atik HTML

Blogger telah menyediakan fasilitas untuk memback-up atau mencadangkan template blog, sebagai upaya berjaga-jaga kalau nanti dalam proses pengeditan HTML terjadi kesalahan berat yang membuat blog menjadi erorr atau berantakan. 


Caranya mudah! Anda tinggal masuk ke Dasboard blogger, klikTemplate (atau Rancangan/Layout), lanjutkan dengan klikCadangkan/Pulihkan, dan pilih Unduh Template Lengkap. Tunggu hingga proses download selesai, lalu akhiri dengan klik Tutup.


Setelah itu, silahkan mengedit template sepuasnya. Dan kapanpun Anda merasa ingin kembali ke kondisi awal template sebelum dibongkar-pasang, Anda tinggal mengambil kembali template yang sudah diunduh dari tempat penyimpanan file download di komputer Anda, dan pasangkan kembali ke blog seperti sedia kala. (Jika belum faham juga, silahkan baca : Cara Memback-up atau Mencadangkan Template Blog Sebelum Utak-Atik HTML).


2. Gunakan kotak “pencarian cepat” Ctrl + F



Template dibuat dengan serangkaian kode-kode HTML yang sangat banyak, panjang, dan rumit. Sehingga mencari kode-kode tertentu, atau mencari posisi penempatan kode-kode pada laman editing template, akan sangat sulit jika dilakukan secara manual.  Tapi jangan khawatir, blogger sudah menyediakan fasilitas “pencarian cepat” kode HTML dengan Ctrl + F. Dengan cara ini, kode apapun yang Anda cari di dalam templet akan bisa dilacak dan ditemukan dalam waktu cepat. (Bagi yang belum faham cara menggunakannya, 

3. Berdayakan “Pra-Tinjau” sebelum Save / Simpan Template



Otak-atik atau edit HTML seringkali merupakan upaya “coba-coba” yang seringkali juga salah (try and error). Karena itu, sebelum Save atau Simpan Template, selalu berdayakan fasilitas “Pra-Tinjau” atau “Preview” untuk melihat hasil sementara. Jika hasilnya oke, Alhamdulillah... akhiri dengan klikSimpan Template. Tapi jika hasilnya tidak oke, abaikan semua perubahan dengan menutup laman edit HTML tanpa Save. Artinya, semua perubahan yang anda lakukan sebelumnya akan hilang dan tidak tersimpan alias template kembali ke kondisi awal sebelum ada perubahan. 

Hanya saja memang perlu juga diketahui bahwa tidak semua hasil editing HTML akan bisa terlihat di layar Pra-Tinjau. Ada beberapa hal hasil editing HTML hanya bisa dilihat langsung di halaman blog setelah Save Template.



4. Tandai atau catat lokasi (nomor baris) tempat kode sebelum menambah atau menghilangkan kode tertentu.



Terserah caranya bagaimana. Yang penting, perlu ada petunjuk tempat atau lokasi dimana sebuah kode ditambah ataupun dihapus. Sehingga, pada saat nanti diperlukan – misalnya, untuk menghapus kembali kode yang sudah ditambahkan, ataupun sebaliknya memuat kembali kode yang sudah terlanjur dihapus --  maka Anda akan mudah menemukan kembali lokasi yang benar sesuai aslinya. 


5. Copy-kan lebih dulu kode yang akan ditambah maupun yang akan dihapus.



Ini terkait dengan point sebelumnya, yakni agar kita memiliki back-up kode jika nanti kita ingin mengembalikan kode yang sudah dihapus ataupun menghapus kode yang sudah ditambahkan. 


6. Batalkan Perubahan dengan Keluar Edit HTML Tanpa Save



Terkadang setelah melakukan banyak perubahan, menambah kode di sana-sinidan menghapus kode di sini-sana, ternyata hasilnya tidak work. Dari pada semakin jauh “tersesat” dan menguras energi untuk menghapus semua kode yang sudah ditambahkan atau memuat ulang kode yang sudah dihapus, lebih baik batalkan semua perubahan dengan cara keluar dari laman edit HTML tanpaSave. (Jika muncul konfirmasi blogger: Anda masih memiliki perubahan yang belum disimpan dan akan hilang, klik saja Oke).



Tapi ingat, cara ini hanya membatalkan perubahan yang belum di-Save. Untuk perubahan yang terlanjur disimpan, terpaksa Anda harus tangani satu per-satu (menghapus yang sudah ditambahkan, dan memuat ulang yang terlanjur dihapus). Atau... jika tidak ada sama sekali perubahan yang perlu dipertahankan, sekalian saja “Pulihkan” template ke kondisi awal seperti dijelaskan di poin-1. Sebab, membiarkan banyak tambahan kode HTML yang tidak berfungsi pada akhirnya hanya akan membuat template menjadi berat dan mempengaruhi loading blog.


7. Gunakan blog khusus untuk “kelinci” percobaan.




Jangan heran, mereka yang sudah master pun banyak yang membuat blog khusus untuk percobaan. Kenapa kita yang pemula tidak melakukannya? Toh, membuat blog khusus untuk percobaan juga tidak perlu bayar alias gratis sampai puas! Jadi, mumpung gratis, buat blog percobaan untuk “bengkel” HTML Anda, dan silahkan berkreasi sesukanya. Termasuk untuk ganti template, uji coba dulu di blog percobaan. Jika semua elemennya work, baru kemudian pasang di blog andalan.

Cara Mudah Mengatur Ulang Tampilan Gadget Flag Counter Setelah Mengganti Templet Blog.

June 30, 2017 Add Comment
Flag Counter adalah sebuah layanan unik dari situs www.flagcounter.com yang menampilkan dan mendokumentasikan jumlah pengunjung sebuah blog atau situs, lengkap dengan asal negara dan berbagai rincian informasi lainnya mengenai latar belakang visitors.  
Meski google sendiri sekarang sudah punya google analytis dengan rincian data pengunjung situs yang semakin lengkap dan akurat, tapi untuk ditampilkan di halaman blog atau situs, Flag Counter sejauh ini masih jauh lebih populer di kalangan blogger.

Gadget Flag Counter biasanya dipasang vertikal di sidebar. Masalahnya, lebar tampilan gadget ini tidak otomatis menyesuaikan saat kita mengganti templet baru dengan ukuran sidebar yang berbeda. Jadi, penampakannya terkadang tidak serasi dipandang mata.

Tapi, don’t worry... ini hanya masalah sederhana. Tampilan data visitors pada Flag Counter sudah dibuat per-kolom, dan kita tinggal menambah / mengurangi kolomnya sesuai dengan lebar sidebar pada templet blog kita.

1. Buka dashboard blog ----> Tata Letak 

2. Temukan gadget Flag Counter, klik edit

3. Cari tulisan columns_3, dan ganti angkanya sesuai dengan jumlah kolom 

    yang diinginkan.

4. Selesai.... save dan lihat hasilnya.

Segitu aja? Ya... memang segitu aja bro! Simple dan mudah. Untuk menentukan batas jumlah asal negara yang ditampilkanjuga tinggal robah angka pada maxflags.